Cara Cepat Untuk Mengubah Gaya Hidup Konsumtif Agar Tidak Menyesal

Gaya hidup konsumtif pada dasarnya merupakan sebuah kondisi dimana seseorang terlalu mengutamakan keinginan dibandingkan dengan kebutuhan. Orang-orang semacam ini juga dikenal sebagai orang boros atau hedonis, suka membeli sesuatu yang mereka inginkan, tak peduli berapapun besarnya pengeluaran maka akan tetap membelinya. Hingga terkadang membuat mereka mengalami kondisi yaitu lebih besar pasak daripada tiang.

Pola hidup konsumtif ini memang memberikan kenikmatan bagi mereka yang menjalaninya, hanya saja memang tidak baik bagi kondisi keuangan. Mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda mengenai banyaknya orang yang kacau finansialnya, terjerat hutang dimana-mana sampai dengan mengalami kondisi yaitu kebangkrutan disebabkan oleh kebiasaan konsumtif mereka bukan. Jika seandainya tidak mau sampai mengalami hal tersebut, maka kuncinya adalah berubah mulai dari sekarang.

Berikut ini diantaranya langkah atau cara cepat dalam mengubah gaya hidup konsumtif  tersebut agar lebih sehat, yaitu:

  1. Menabung, mulai ubah kebiasaan Anda dari yang sudah menghabiskan uang menjadi lebih saving, diantaranya adalah dengan cara menabung. Tampak sepele memang, namun bagi orang yang konsumtif hal ini sangat sulit untuk dilakukan. mulailah dengan menabung dalam jumlah yang kecil terlebih dahulu. Nantinya semakin lama jumlah tersebut juga dapat mulai ditingkatkan, sehingga bisa semakin besar. Sisihkan setidaknya 5 persen dari total penghasilan Anda untuk ditabung.
  2. Buatlah anggaran belanja, orang konsumtif pada dasarnya senang membeli sesuatu tanpa pertimbangan panjang, apakah hal ini dibutuhkan oleh dirinya ataukah tidak. Guna menghindari belanja secara impulsif ini, maka kunci yang dapat Anda lakukan adalah dengan membuat anggaran belanja. Mencatat daftar kebutuhan, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan untuk belanja nantinya.
  3. Memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan, mulai sekarang Anda harus tahu apa yang termasuk dalam kebutuhan serta yang sekedar keinginan. Sederhananya adalah kebutuhan itu adalah hal yang diperlukan, sedangkan untuk keinginan bukan hal yang Anda perlukan, namun memang ada rasa ingin memilikinya.
  4. Jangan pakai kartu kredit, sebisa mungkin orang konsumtif tidak memegang kartu kredit, karena sarana pembayaran yang satu ini sering kali menjadi jebakan bagi mereka, sehingga lebih banyak meningkatkan atau menimbulkan hutang. Karena meskipun di dompet sedang tidak ada uang, dengan adanya kartu kredit mereka masih bisa belanja hingga limitnya habis, inilah yang harus diwaspadai.
  5. Mengurangi kebiasaan cuci mata ke mall, meskipun mungkin tujuan awalnya hanyalah untuk melihat-lihat, namun orang konsumtif ini sangat mudah untuk tergiur. Sehingga apa yang merasa lihat atau dirasa menarik mata nantinya akan langsung dibeli. Hal ini jugalah yang membuat uang terus-menerus keluar tanpa terkendali.
  6. Berinvestasi, jika memang pemasukan Anda banyak maka sebaiknya diinvestasikan, jangan hanya digunakan untuk berbelanja atau kesenangan semata saja. mulailah melirik beberapa instrumen investasi yang menurut Anda menjanjikan, sehingga uang dapat terkelola dengan baik untuk mendapatkan sumber pemasukan tambahan bagi keluarga.
  7. Mulai menghindari godaan-godaan belanja, caranya adalah dengan mengurangi waktu bermain ke mall maupun juga uninstall aplikasi toko online Anda. Cara semacam ini ternyata efektif untuk mengurangi hasrat Anda di dalam berbelanja.

Itulah beberapa langkah yang dapat Anda terapkan untuk mengubah gaya hidup konsumtif menjadi lebih sehat secara keuangan. Perilaku atau pola hidup konsumtif ini nyatanya hanya akan membuat Anda menyesal di masa depan, sehingga harus mulai diubah dari sekarang.